Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

:: Download Artikel ::
- Download Artikel -

 

 


Download Artikel


Konsultasi

Hasil Konsultasi


Buku Tamu

Lihat Buku Tamu

 

Download Artikel

Daftar Artikel
 

Di bawah ini merupakan daftar artikel dan sedikit pengantarnya. Untuk selengkapnya anda dapat men-download-nya. Sebagian besar dari artikel yang ada menggunakan Word 2000 (Arabic Enabled).

 


 

Ada Apa dengan Valentine's Day?
Buletin Annur Online , Pekan 1 Zulhijah 1423

...jika kita meminta orang menjadi "to be my Valentine", hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi "Sang Maha Kuasa") dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut Syirik, yang artinya menyekutukan Allah Subhannahu wa Ta'ala. Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod "the hunter" dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!


 

Keutamaan 'Asyura dan Bulan Muharram
Oleh: Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Munajjid

Puasa 'Asyura sudah dikenal bahkan pada masa jahiliyah sebelum Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam diangkat menjadi rasul. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh 'Aisyah beliau berkata: "Sesungguhnya orang-orang jahiliyah dahulu sudah pernah mengerjakan puasa 'Asyura". Imam Al Qurthubi mengatakan: "Mungkin orang-orang jahiliyah melakukan puasa tersebut dengan alasan mengikuti syari'at umat terdahulu seperti Nabi Ibrahim.


 

Ceramah Syaikh As-Sudais
di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
sabtu, 25 Desember 2004

Penterjemah: Ridwan Hamidi, Lc.

Islam merupakan ajaran yang menempatkan akal secara seimbang. Ada orang yang menempatkan akal sebagai pembuat syariat, bukan Allah. Sebaliknya ada orang yang mengabaikan potensi akal, sehingga seakan-akan hidup seperti jenazah yang berada di hadapan orang yang memandikannya. Syariat Islam adalah ajaran pertengahan. Syariat Islam menempatkan akal pada kedudukan yang tinggi dan menganjurkan kaum muslimin untuk berfikir. Namun Islam memandang bahwa akal manusia memiliki keterbatasan untuk menangkap secara mendalam seluruh syariat Allah Subhaanahu Wa Ta'aalaa ini. Oleh karena itu diatur dengan beberapa kaidah syar'i. Ada sebuah kaidah yang sangat dikenal di kalangan para ulama bahwa akal yang sehat tidak akan bertentangan dengan dalil yang shahih.


 

Ada Apa di Balik Gempa Tsunami ?
Oleh: Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzak bin Abdul Muhsin al-Badr

Ini adalah sebuah peristiwa besar yang semestinya menggerakkan hati kita. Karenanya, dunia seisinya membicarakannya dan mengikuti berita serta perkembangannya. Seorang mukmin yang dikaruniai taufiq oleh Allah --Subhaanahu wa Ta'ala--, dalam kejadian dan musibah besar seperti ini, harus melakukan berbagai renungan keimanan, sehingga akan menambah keshalihan dan kedekatannya kepada Allah --Subhaanahu wa Ta'ala--, juga menambah rasa takutnya untuk bertemu dan berhadapan dengan-Nya.

[MS Word file][zip file]


 

Waktu dalam Kehidupan Muslim
Oleh : Abu Hisyam Muhammad Abdillah Al-Kebumeny

Detik-detik berubah perlahan menjadi menit, bergeser perlahan menjadi jam dan berlalulah hari demi hari. Tidak seorangpun dapat menahan pergantian waktu. Setahun telah berlalu dari bulan Ramadhan 1420H dan sekarang kita telah berada di bulan suci Ramadhan 1421H. Di dalam Al-Quran surat Al-Isra' (103) ayat 1-3, Allah SWT telah mengingatkan kepada kita;

[MS Word file][zip file]


 

Penyakit Riya`
Oleh : Ridwan hamidi, Lc

Kata riya` berasal dari kata ru`yah (melihat). Asalnya adalah mencari kedudukan di hati manusia dengan menunjukkan kepada mereka berbagai perangai dan sifat baik. Adapun yang ditunjukkan kepada manusia cukup banyak, namun bisa dikelompokkan menjadi lima bagian, yang semuanya merupakan sarana yang biasa digunakan oleh seorang hamba untuk berhias di hadapan manusia, yaitu : fisik (badan), pakaian, perkataan, perbuatan, pengikut, dan barang-barang yang tampak di luar.

[MS Word file][zip file]


 

Tauhid
Oleh : Ridwan Hamidi, Lc.

Sesungguhnya kaidah Islam yang paling agung dan hakikat Islam yang paling besar; satu-satunya yang diterima dan diridloi Allah Subhaanahu Wa Ta'aalaa untuk hamba-hamba Nya, yang merupakan satu-satunya jalan menuju kepada Nya, kunci kebahagiaan dan jalan hidayah, tanda kesuksesan dan pemelihara dari berbagai perselisihan, sumber semua kebaikan dan nikmat, kewajiban pertama bagi seluruh hamba, serta kabar gembira yang dibawa oleh para Rasul dan para nabi adalah IBADAH HANYA KEPADA Allah Subhaanahu Wa Ta'aalaa SEMATA TIDAK MENYEKUTUKANNYA, bertauhid dalam semua keinginannya terhadap Allah Subhaanahu Wa Ta'aalaa, bertauhid dalam urusan penciptaan, perintah-Nya dan seluruh asma (nama-nama) dan sifat-sifat Nya. Allah Subhaanahu Wa Ta'aalaa berfirman:

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu" (QS An Nahl: 36)

[MS Word file][zip file]


 

Hukum mencari-cari rukhsoh-rukhsoh
(pendapat yang paling enak)

Oleh : Ibnu Abidin As-Soronji

para fuqoha' Sesungguhnya syaithon senantiasa berusaha menggelincirkan manusia dan menyesatkan mereka dari jalan kebenaran dengan wasilah-wasilah yang beranekaragam. Diantara pintu-pintu kejelekan yang telah dibuka oleh syaithon untuk manusia adalah : "Mencari rukhsoh-rukhsoh (pendapat-pendapat yang paling ringan) dari para fuqoha' dan mengikuti kesalahan-kesalahan mereka". Maka dengan cara ini syaithon menipu banyak kaum muslimin yang bodoh. Sehingga hal-hal yang haram dilanggar dan hal-hal yang wajib ditinggalkan karena bergantung kepada pendapat atau rukhsoh yang palsu.

[MS Word file][zip file]


 

Perbedaan antara wali-wali Allah dan wali-wali syaithon
Disusun oleh Ibnu Abidin As-Soronji

Anggapan yang telah menyebar di kaum muslimin pada umumnya, terutama yang ada di Indonesia bahwasanya yang disebut wali Allah adalah orang-orang yang memiliki kekhususan-kekhususan yang tidak dimiliki oleh orang-orang biasa. Yaitu mampu melakukan hal-hal yang ajaib yang disebut dengan karomah para wali. Sehingga jika ada seseorang yang memiliki ilmu yang tinggi tentang syari'at Islam namun tidak memiliki kekhususan ini maka kewaliannya diragukan. Sebaliknya jika ada seseorang yang sama sekali tidak berilmu bahkan melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah dan meninggalkan kewajiban-kewajiban yang telah ditetapkan oleh Allah, namun dia mampu menunjukan keajaiban-keajaiban (yang dianggap karomah) maka orang tersebut bisa dianggap sebagai wali Allah.

[MS Word file][zip file]


 

Ghibah
Oleh : Ibnu Abidin As-Soronji

Betapa banyak kaum muslimin yang mampu untuk menjalankan perintah Allah dengan baik, bisa menjalankan sunnah-sunnah Nabi , mampu untuk menjauhkan dirinya dari zina, berkata dusta, minum khomer, bahkan mampu untuk sholat malam setiap hari, senantiasa pusa senin kamis, namun…..mereka tidak mampu menghindarkan dirinya dari ghibah. Bahkan walaupun mereka telah tahu bahwasanya ghibah itu tercela dan merupakan dosa besar namun tetap saja mereka tidak mampu menghindarkan diri mereka dari ghibah. Allah benar-benar telah mencela penyakit ghibah ini dan telah menggambarkan orang yang berbuat ghibah dengan gambaran yang sangat hina dan jijik. Berkata Syaikh Nasir As-Sa'di : "Kemudian Allah menyebutkan suatu permisalan yang membuat (seseorang) lari dari gibah. Allah berfirman :

Dan janganlah sebagian kalian mengghibahi sebagian yang lain. Sukakah salah seorang dari kalian memakan daging bangkai saudaranya yang telah mati, pasti kalian membencinya. Maka bertaqwalah kalian kepada Allah, sungguh Allah Maha Menerima taubat dan Maha Pengasih. (Al Hujurat 12)

[MS Word file][zip file]


 

Mengusap khuf, sorban, dan perban
Oleh : Ibnu Abidin As-Soronji

Hukum mengusap khuf Disyari'atkan menurut Al-Kitab dan As-Sunnah, serta ijmak Ahlus Sunnah wal Jama'ah sesuai dengan firman Allah

Dan usaplah kepala-kepala kalian dan kaki-kaki kalian hingga ke mata kaki
(Al-Maidah 6)

Jika dibaca dengan majrur maka merupakan dalil untuk mengusap kaki yang tertutup, adapun qiro'ah dengan mansub, maka dibawakan pada mencuci kedua kaki yang terbuka .

[MS Word file][zip file]


 

Pentingnya aqidah islamiyah
Oleh : Ibnu Abidin As-Soronji

Sesunggungya agama islam adalah aqidah dan syari'ah. Adapun yang dimaksud dengan aqidah, yaitu setiap perkara yang dibenarkan oleh jiwa yang dengannya hati menjadi tentram serta menajdi keyakinan bagi para pemeluknya , tidak ada keraguan dan kebimbangan bagi pemeluknya Sedangkan yang dimaskud syariah adalah tugas-tugas yang diembankan oleh islam seperti shoslat, zakat, puasa, berbakti kepada orng tua dan lainnya. Landasann aqidah islamiyah adalah beriman kepada Allah , malikat2nya, kitab2nya, para Rasulnya, hari akhir, dan beriman kepada qodo ( takdir) nya, yang baik ataupun yang biruk. Firman Allah :

" bukanlah menghadapkan wajahmu kearah timur dan barat itu suatu kebajikan , akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat2, kitab2 dan nabi2. (al baqoroh :177)

[MS Word file][zip file]


 

Siwak
Oleh Ibnu 'Abidin As-Soronji

Keutamaan siwak Termasuk sunnah yang paling sering dan yang paling senang dilakukan oleh Rosulullah adalah bersiwak. Siwak merupakan pekerjaan yang ringan namun memiliki faedah yang banyak baik bersifat keduniaan yaitu berupa kebersihan mulut, sehat dan putihnya gigi, menghilangkan bau mulut, dan lain-lain, maupun faedah-faedah yang bersifat akhirat, yaitu ittiba' kepada Nabi dan mendapatkan keridhoan dari Allah. Sebagaimana sabda Rosulullah :

"Siwak merupakan kebersihan bagi mulut dan keridhoan bagi Rob".
(Hadits shohih riwayat Ahmad, irwaul golil no 66).
(Syarhul mumti' 1/120 dan taisir 'alam 1/62)

[MS Word file][zip file]


 

Hukum Musik dan Lagu

Tak diragukan lagi hura-hura musik --baik dari dalam atau manca negara-- sangat merusak dan banyak menimbul-kan bencana besar bagi generasi muda. Lihatlah betapa setiap ada pesta kolosal musik, selalu ada saja yang menjadi korban. Baik berupa mobil yang hancur, kehilangan uang atau barang lainnya, cacat fisik hingga korban meninggal dunia. Orang-orang berjejal dan mau saja membayar meski dengan harga tiket yang tinggi. Bagi yang tak memiliki uang terpaksa mencari akal apapun yang penting bisa masuk stadion, akhirnya merusak pagar, memanjat dinding atau merusak barang lainnya demi bisa menyaksikan pertunjukan musik kolosal tersebut. Jika pentas dimulai, seketika para penonton hanyut bersama alunan musik. Ada yang menghentak, menjerit histeris bahkan pingsan karena mabuk musik.

[MS Word file][zip file]


 

Manhaj Ahlus Sunnah di dalam Berakhlak dan Berperilaku

Ahlus Sunnah wal Jamaah ketika menegakkan amar ma'ruf dan nahi mungkar memperhatikan waktu sebagai salah satu pokok menjaga keutuhan jama'ah, menyatukan hati-hati, mempersatukan kalimat, menghindarkan perpecahan dan perselisihan. Ahlus Sunnah wal Jama'ah menegakkan nasehat kepada setiap muslim dan saling tolong menolong di atas kebaikan dan takwa.

Sabda Rasululloh sholallohu alaihi wasalam agama itu adalah nasehat. Kami berkata untuk siapa? Beliau berkata untuk Alloh, kitabNya, RasulNya, pemimpin kaum muslimin dan orang awamnya. (HR. Muslim).

[MS Word file][zip file]


 

 
 

al-madina.s5.com, Februari 2005
Jika ada masalah teknis dengan situs ini, tolong hubungi webmaster@al-madina.s5.com