Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

- Hasil Konsultasi -
 
11 Mei 2001
 

Jawaban Konsultasi

Jawaban Konsultasi

 

Tanya :

Apakah wirid dengan tasbih bid'ah tolong dijelaskan. juga mengenai sholat dengan sajadah! apakah tidak bisa di analogikan dengan tasbih? Yang mencocoki sunnah sholat itu dengan alas atau tidak? Dauroh ahwat ada dalilnya nggak? atau ma'had khusus akhwat. Apakah di jaman Rasul/sahabat ada kegiatan sejenis daurah akhwat/ma'had akhwat. Tentang arah kiblat, apakah wajib menghadap lurus ke kiblat ketika sholat

 

Jawab :
wirit dengan tasbih (tidak ada tuntunanya) dari rasulullah saw dan biliau mengajarkan untuk berdzikir dengan ruas-ruas jari atau dengan jari-jari tangan kanan

  • para sahabat mengingkari orang yang melakukan dzikir dengan demikian
  • sajadah boleh digunakan dan tidak dapat dianalogikan dengan tasbih
  • daurah ahwat dapat dilihat dalam hadis "bahwa rasulullah menyediakan waktu khusus untuk kajian para shahabiah"
  • tidak mesti harus lurus seratus persen kearah kiblat (ka'bah) namun cukup mengarah kemana kiblat berada, karena sangat sulit untuk bisa diwujudkan terutama dari tempat yang jauh dari ka'bah

 

Tanya :

Assalamu 'alaikum
Akhi Redaksi al-madina yang dirahmati Allah Ana ingin penjelasan antum, manakah yang lebih utama manakala kita mendapati/menjumpai khlaqoh pengajian sedang berlangsung,kita langsung memasuki khaloqoh (duduk mendengarkan kajian)tanpa shalat dua rakaat yang ringan dengan harapan tidak ketinggalan ilmu yang disampaikan ustadz, atau shalat tahiyyatul-masjid terlebih dahulu.Bagaimana dengan hadits Abu Waqid al-Laitsi r.a, "Ketika Nabi sedang duduk dalam masjid bersama-sama dengan para jamaah,datanglah tiga orang: yang dua orang masuk kedalam masjid, sedang yang seorang lagi terus saja pergi...(HR Bukhari, Shahih Bukhari no 55 bab Ilmu), redaksi tentu lebih tau dan paham kelanjutan matan hadits tsb. sebagian ulama menjadikan hadits ini sebagai dalil bahwa tidak perlu shalat dua rakaat ringan, sebagian lagi mengingkarinya dengan berbagai alasan. mohon penjelasan, manakah pendapat yang lebih kuat.
Jazakullah khair

 

Jawab :
Lebih afdhol sholat tahiyatul masjid, lalu mengikuti majlis, didasarkan pada hadis "badui masuk masjid hari jum'at sedang Rasulullah saw berkhutbah lalu sang badui langsung duduk (tanpa sholat tahiyatul masjid) maka rasulullah mengingkarinya dan menyuruhnya bangkit untuk sholat tahiyatul masjid, lagipula sholat yang dua rakaat tersebut relatif singkat sehingga dia pun dapat mengikuti kelanjutan kajiannya atau mendengarkan orang-orang yang mengikuti majlis tersebut tentang apa-apa yang dia tidak dapatkan. Sebaliknya kalau langsung masuk majlis dan meninggalkan sholat tersebut maka dia tidak lagi memperoleh keutamaan shalat tersebut.

 

Tanya :

assalamu'alaikum

jika kita lupa melakukan tahiyat awal apa yang harus dilakukan? apakah kita mengulang sholat kita, atau apa? tolong jelaskan. sebelumnya terimakasih atas jawabannya.

assalamu'alaikum

 

Jawab :
Apabila lupa maka hendaknya dia mengerjakan sujud sahwi sebelum salam (dan tidak perlu menambah atau mengganti sholat).

 

Tanya :

assalamu'alaikum

ba'da salam
bagaimana hukum multi level marketing mengingat semakin menjamurnya kegiatan ini di masyarakat

wassalamu'alaikum

 

Jawab :

Kami mohon maaf karena sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi yang lengkap tentang sistem MLM tersebut. Oleh karena itu kami mengharapkan bantuan dari para pembaca yang mengetahui tentang sistem MLM.

jazakallah khoir

 

Wallahu A'lam

 

 
 
Kembali ke indeks

al-madina.s5.com, Februari 2005
Jika ada masalah teknis dengan situs ini, tolong hubungi webmaster@al-madina.s5.com