Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

- Konsultasi -
 
23 Februari 2001
 

Jawaban Konsultasi

Jawaban Konsultasi

 

Tanya :

Assalamu'alaikum.wr.wb

Saya seorang ikhwan yang belakangan ini ada kecenderungan pada seorang akhwat. Dimana menurut penilaian sementara melalui beberapa indikasi bahwa akhwat tersebut juga mempunyai kecenderungan yang sama. saya tidak ingin hal ini dapat mengganggu hubungan saya dengan Allah swt. Untuk itu saya mempunyai niat melaksanakan sunah Rasul. Namun saya masih ragu dengan indikasi yang ada, apakah sudah cukup untuk membuktikan bahwa ukhti tersebut mempunyai kecenderungan yang sama. Menurut pandangan Islam, apa yang harus saya lakukan ?

 

Jawab :
Untuk melaksanakan sebuah kebaikan kita tidak perlu ragu-ragu. Dan kita mesti yakin bahwa apa saja yang kita niatkan kebaikan dan sesuai dengan sunnah maka itu adalah hal yang berpahala dan dicintai oleh Allah. Apabila Antum memang besungguh-sungguh untuk melaksanakan sunnah Rasul yaitu pernikahan dengan Akhwat tersebut, maka Antum bisa menanyakan kepada orang yang dekat dengan akhwat tersebut (misalnya saudaranya). Dan kalau memang akhwat tersebut setuju dan suka juga kepada antum, maka segera ajukan khitbah (lamaran) kepada walinya.

Wallahu a'lam

 

Tanya :

  1. apakah puasa ramadhan yang batal dan sudah terlewati puasa ramadhan beberapa kali wajib di qodho ? bagaimana caranya
  2. bagamana caranya meredam nafsu dihati dan nafsu di fikiran, terutama kalau sedang sholat?
  3. Apakah termasuk kufur/munafik, bila hati tiba-tiba dan tdk sengaja membisikan hal-hal selain ALLAH ? Mohon penjelasan

 

Jawab :

  1. wajib diqodlo meskipun telah terlewati beberapa ramadhan, caranya dengan mengganti berpuasa sebanyak jumlah hari yang ditinggalkannya di luar bulan ramadhan tanpa membayar kaffarah
  2. Fitrah manusia cenderung untuk menerima segala hal, baik berupa hidayah, nafsu syahwat. Hati diibaratkan sebuah benteng sedangkan syetan adalah musuh yang berupaya masuk ke dalaam benteng dan menguasainya. Jika ia berhasil masuk, maka dia akan mengajak hati untuk melanggar perintah Allah. Syetan tidak bisa masuk ke hati kecuali melalui pintu-pintu
    • Iri, dengki, ambisi
    • Amarah, syahwat keras hati
    • Terburu-buru
    • Buruk sangka terhadap orang lain
    • Membawa orang lain kepada fanatis madzhab
    • Dll

    Jika kita bisa menutup pintu masuk syetan maka insya Allah hati dan pikiran kita akan cenderung kepada hal-hal yang baik sesuai perintah Allah. Penjelasan ini sangat panjang, yang mungkin di bahas di sini. Berkaitan dengan masalah gangguan nafsu di hati dan pikiran, apabila yang dimaksud oleh penanya adalah lintasan hati seperti mengingat hal-hal di luar shalat dan hal-hal yang berkaitan dengan urusan dunia maka kita harus berupayauntuk menyingkirkan gannguan tadi serta memohon pertolongan kepada Allah. Juga disyariatkan untuk meludah ke kiri. Untuk lebih jelasnya, penanya bisa membaca buku yang ditulis oleh ibnul Qoyyim dan ulama yang lain tentang kiat khusyu' dalam shalat.

  3. Bisikan atau lintasan dalam jiwa ada tenggang rasanya, ini tergantung kepda harat Anda. Siapa yang meninggalkan lintasan pikiran karena takut kepada Allah maka ia akan mendapatkan kebaikan. Mengenai apakah itu kufur atau munafik kita perlu tinjau kembali. Kita pun mesti tahu juga tentang hal-hal yang berkaitan dengan pembatal-pembatal keislaman

 

Wallahu A'lam

 

 
 
Kembali ke indeks

al-madina.s5.com, Februari 2005
Jika ada masalah teknis dengan situs ini, tolong hubungi webmaster@al-madina.s5.com