|
|
Jawaban Konsultasi
|
|
Jawaban
Konsultasi
|
|
Tanya :
Assalamu'alaikum.wr.wb
- Apabila suatu saat kita ditimpa musibah bagaima-
cara meyakinkan diri kita bahwa musibah tersebut merupkan ujian/cobaan
atau malah merupakan azab dari Allah SWT untuk kita?
- Apakah ada hal yang dapat kita rasakan sebagai
indikasi bahwa Allah SWT, menerima taubat kita?
- Menyambung pada pertanyaan saya tertanggal 23 februari
2001 yang lalu ,jika saya melamar akhwat tersebut akan tetapi
wali dari akhwat - tersebut tidak setuju dengan alasan belum selesai
kuliah dan belum mempunyai mata pencaharian apa yang sebaiknya
saya lakukan sesuai dengan tuntunan islam?
|
|
Jawab :
- bagi seorang mu'min ada keyakinan yang harus
dia pegang, bahwa tidaklah suatu musibah yang menimpanya melainkan
atas ijin Allah, dan tidaklah musibah itu menimpa seorang mukmin
melainkan sebagai ujian baginya atau sebagai wujud kasih sayang
Allah ke-adanya, karena kalau Allah mencintai suatu kaum melainkan
Allah akan mengujinya dan bila kaum tersebut ridha maka Allahpun
rida kepadanya, jika kaum tersebut membenci-Nya maka Allahpun
membencinya. Oleh karena itu jika kita merasa seorang muslim yang
selalu menjaga hak-hak Allah, kita harus yakin bahwa musibah itu
adalah ujian bagi kita, bukanlah azab karena azab itu adalah untuk
orang kafir. Wallahu'alam
- dia akan merasa tenang dan selalu berkeinginan
melakukan amal-amal sholeh, menjauhi apa-apa yang dilarang oleh
Allah dan rasulnya. Orang-orang yang cenderung dan mau beramal
sholeh insya-Allah orang tersebut termasuk orang yang diperhatikan
Allah.
- seorang perempuan ijin nikahnya ada pada walinya,
ini berarti seorang perempuan harus mendapat ijin dari walinya
kalau dia mau menikah. Maka dari itu pendekatan secara ma'ruf
pada wali wanita tersebut sangat diperlukan dari pihak laki-laki
ataupun dari wanita yang ingin anda nikahi. jelaskan dengan baik
bahwa penolakan dengan alasan selain dien adalah kurang tepat
walaupun wali mempunyai hak untuk itu. Tidak ada masalah yang
tidak dapat untuk diselesaikan (insya Allah) dan berdo'alah kepada
Allah. Wallahu a'lam
|
|
Wallahu
A'lam
|
|